| |

Tetap Bersyukur dan Menjadi Berkat di Tengah Pandemi COVID-19 

Halo teman-teman! Nama saya Matthew Timothy Handoyo dari SMP Kristen Petra 3 kelas VIII-8. Menghadapi pandemi virus COVID-19 di Indonesia, sekolah tidak lagi mengadakan proses belajar mengajar secara langsung(bertatap muka) melainkan dengan metode (LFH). Saya akan menceritakan kegiatan saya selama (LFH).

Di awal pemberlakuan LFH setiap dari kita pasti sedikit bingung dan kewalahan dengan banyaknya tugas dari Ibu dan Bapak Guru. Hal itu menurut saya wajar, karena masih belum terbiasa dengan kondisi tersebut. Memasuki minggu kedua LFH, secara pribadi saya sudah mulai beradaptasi dengan perubahan kegiatan belajar saya. Seringkali, saya rindu dengan sekolah. Saya rindu semua canda tawa bersama teman-teman sekelas, masa belajar bersama, juga dengan guru-guru yang selalu memberikan semangat. Tetapi, kita harus tetap berada di rumah dan melakukan social distancing demi memutus penyebaran virus corona.

Matthew Timothy Handoyo VIII 8 1

Selama masa LFH ini, saya mengawali hari dengan berdoa dan membaca alkitab. Setelah itu, saya pergi berjalan-jalan di sekitar kompleks untuk berjemur bersama keluarga. Setiap pukul 11.00, saya mengikuti zoom meeting bersama dengan teman-teman untuk mengikuti persekutuan doa dan belajar materi secara daring. Kami melakukan zoom meeting  secara rutin dari hari Senin hingga Jumat.

Mengenal Bakat dan Minat untuk mencapai Cita-cita

Setiap siswa memiliki bakat dan minat sejak lahir namun bakat tersebut tidak dapat terlihat secara langsung. Orang tua, pendidik serta siswa itu sendiri perlu mengenali dan memahami bakat dan minatnya sehingga mempermudah dalam mengarahkan dan mengembangkannya. Usaha yang dilakukan sekolah dalam mempersiapkan para siswa SMP yang akan melanjutkan ke SMA/ SMK dan menentukan program peminatan IPA atau IPS yaitu dengan memberikan pemahaman akan kemampuan yang ada dalam dirinya. Hal tersebut dimaksudkan agar para siswa dapat memilih jurusan yang tepat dan menyesuaikan diri bidang studi yang dipilihnya sehingga kelas siswa berhasil dalam bidang yang sesuai denga bakat, minat dan kemampuannya. Dalam kaitannya dengan kondisi tersebut, kami BK SMP Kristen Petra 3 bermaksud mengadakan ceramah untuk siswa kelas IX dengan tema "Mengenal Bakat dan Minat untuk Mencapai CIta-cita".

44fdeb87-b732-4796-8e26-5ca458929f39.jpg2468537b-c6b2-4b1f-a728-ed9eb66ce933.jpg46786211-e636-4c66-b077-dccdfb26a7e2.jpg6c6329ec-08c0-485f-931e-0b009e81fa98.jpg
 

 

Seks dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Kepribadian Remaja 

Masa remaja adalah masa yang penuh dengan gekolak dan perubahan. Pada remaja menjadi peningkatan hormon seksualitas dan mulai berkembangnya organ-organ seksual serta organ-organ reprpduksi. Remaja mulai memiliki dorongan seksual yang kuat karena perubahan yang terjadi pada tubuhnya.

Perubahan yang cukup besar ini dapat membingungkan remaja yang mengalaminya. Penting bagi remaka untuk mempelajari perubahan yang terjadi pada setiap tahap kehidupan agar mampu memahami dan menerima diri secara baik dan benar.

berdasarkan alasan tersebut, kami merasa sangat perlu mengadakan acara ceramah tentang Pendidikan Seks bagi ssiswa kelas VII sebagai sumber informasi yang benar bagi para siswa.

IMG_4895_copy.jpg6524b3a4-884c-4a84-8713-8668005cf3a5.jpg130f51b3-cd9b-4324-836b-a90d73d2a3dd.jpgf2326d80-f4a9-40b1-9e4b-c64be5cef82c.jpg37768c8d-7620-4849-a631-2c3a670ab97e.jpg
 

 

Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Narkoba 

Pengaruh budaya dan kehidupan bebas telah melanda kehidupan para remaja. Kehidupan bebas juga telah mendorong para remaja untuk melakukan hal-hal yang tidak semestinya dilakukan yang dapat menjerumuskan dan menghancurkan para remaja. Sebagai contoh penggunaan alkohol, narkoba dan obat-obat terlarang bisa mengancam para remaja setiap saat dan menyesatkan mereka.

Masalah penyalagunaan narkoba tidak hanya terjadi di kota-kota besar tetapi sudah menjalar ke berbagai tempat di Indonesia. Jika diamati penyebab penyalagunaan narkoba pada remaja umumnya karena remaja yang mengalami frustasi, kekecewaan, kegagalan dan ketidakpastian. Oleh karena itulah diharapkan berbagai bentuk pendidikan dan penyuluhan harus dilakukan secara terencana, teratur dan terarah serta kerjasama yang baik antara sekolah, orang tua dan remaja itu sendiri sehingga tercipta generasi yang tangguh.

8.jpg6.jpg4.jpg7.jpg5.jpg9.jpg3.jpg2.jpg
 

 

Parenting Siswa Kelas IX 

Dalam rangka mempersiapkan para siswa SMP yang akan melanjutkan ke SMA/SMK dan menentukan program peminatan IPA, IPS atau Bahasa, maka setiap siswa yang membutuhkan pemahaman akan kemampuan dirinya sendiri sehingga para siswa dapat memilih jurusan dengan tepat dan menyesuaikan diri dengan studi yang dipilihnya. Melalui hasil psikotes diharapkan para siswa mampu memahami, menyesuaikan dan mengembangkan potensi dirinya secara maksimal. Dukungan yang mamadai dari orang tua sangat diperlukan sehingga siswa dapat berkembang lebih optimal. Memperhatikan masalah ini, tim guru BK SMP Kristen Petra 3 bermaksud mengundang orang tua untuk menghadiri ceramah tentang " Hasil Psikotes terhadap Peminatan Jurusan di SMA" dilajutkan dengan "Sosialisasi USBN dan UNBK" dengan pembicara dari Tim PKLP universitas Surabaya (UBAYA) dan Dra. Herwati, M.Psi

IMG_4659.jpgIMG_4651.jpgIMG_4652.jpgIMG_4663.jpgIMG_4670.jpgIMG_4682_copy.jpgIMG_4680.jpgIMG_4682.jpg
 

 

boost the values reap the success