| |

Ubah Kertas Menjadi Busana Cantik di Ajang Lomba Fashion Design

Hai teman - teman nama saya Josselyne Liora Alexandra Johann dari SMP Petra 3 kelas 8-6.

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya mengikuti Lomba Fashion Design dengan menggunakan bahan kertas minyak. Saya sangat bersyukur  kepada Tuhan karena saya bisa meraih juara 2 tersebut bersama dengan Jacinda Nathalien kelas 8-6 sebagai model dan Staurisa Evangelista kelas 8-1 yang mendesain dengan saya .

Kami bertiga memulai latihan satu bulan sebelum lomba diadakan. Kami sangat excited karena bisa mewakili sekolah mengikuti lomba tersebut. Setiap hari kami selalu berlatih dan berusaha agar dapat memberikan yang terbaik. Kami menyiapkan semua bahan yang diperlukan .Tibalah pada hari yang kami tunggu-tunggu yaitu pada tanggal 17 Agustus 2019 bertempat di PTC atrium B1, Surabaya.

IMG-20190817-WA0071.jpg

Setelah tiba disana kami registrasi terlebih dahulu. Saat mengambil nomor undian kami mendapatkan nomor urut dua. Lomba dimulai pada pukul 15:00. Sebelum lomba para juri membacakan kriteria penilaian yang harus dipatuhi oleh para peserta lomba. Salah satu kriteria penilaian yaitu hanya boleh menggunakan kertas minyak yang disediakan oleh panitia saja. Kami sangat terkejut dan tidak menyangka, padahal kami sudah mempersiapkan cadangan kertas minyak dari rumah. Kami mulai tidak percaya diri. Kami berusaha memikirkan ide lain agar kertas minyak yang disediakan panitia cukup untuk membuat baju yang kami ingin buat. Kami mulai membuat baju tersebut dalam waktu 2 jam dan bersyukur selesai sebelum waktu yang ditentukan habis. Kami senang dan bangga dengan apa yang telah kami buat, meskipun kami sempat tidak percaya diri karena desain dari peserta lain semuanya bagus-bagus. Tiba saatnya seluruh Peserta Lomba harus menunjukkan hasil karyanya masing-masing di depan para juri. Jacinda sebagai model kami, memperagakan baju tersebut dengan sangat bagus dan percaya diri. Sesudah acara peragaan, ada break waktu untuk Para Juri mengumumkan Pemenang.

IMG-20190817-WA0059.jpg

Kami mendengarkan pengumuman Juri mulai dari Juara Harapan 3, Juara Harapan 2 hingga Juara Harapan 1. Perasaan kami semakin tegang karena tidak mendengar nomor kami disebut. Juri mulai mengumumkan tahapan Juara ke 3. Kami semakin minder bahwa kami tidak akan menang, dan sudah ingin pergi dari tempat itu. Tapi siapa sangka saat Juri mengumumkan Pemenang Juara 2 ternyata Juri menyebutkan nomor urut 2. Kami senang dan bahagia bahwa hasil karya kami bisa mendapat Juara 2. Kami bertiga saling pandang dan mengatakan " tidak mungkin, tidak mungkin " kami meloncat loncat kegirangan. Juri mempersilakan kami naik ke atas panggung dan sesudah mengucapkan selamat, Para Juri menyerahkan piala, sertifikat dan hadiah uang tunai yang boleh kami terima. Sebagai kenang-kenangan kami pun foto bersama. Kami juga senang karena Tim Rainie Lynn yaitu Alexa Katharina dan Catherine Wijaya mendapatkan Juara Harapan 2. Kami semua foto bersama dengan Bu Yuyun sebagai Guru pendamping kami. Semua yang kami lakukan tidak lepas dari pertolongan Tuhan yang sudah membantu kami mulai dari awal latihan sampai berhasil meraih Juara 2.

It's only by His grace 

Oleh. Josselyne Liora Alexandra Johann (VIII-6)

boost the values reap the success